Philadelphia, I’m in Love!

Hi!

Alhamdulillah saya menulis lagi. Sudah dari seabad yang lalu rasanya saya terakhir menulis. Heuh, suka malu sama diri sendiri karena jarang menulis. Maapkeun.

Anyway, saya kemarin habis jalan-jalan dari Philadelphia and I’m in love with the city! Philadelphia itu cantik sekali. Nggak tahu kenapa, saya merasa Philadelphia itu kaya Bandung.¬†Saya ke Philadelphia karena diajak seorang teman. Lumayan dapat akomodasi gratisan.

Di Philadelphia saya ke beberapa museum, (ngomong-ngomong, saya selama di Amerika mainnya ke museum terus. Museum di Amerika keren-keren sih!), dari historical museum sampai art museum.

Pertama ketika sampai, saya ke bekas penjara namanya Eastern State Penitentiary. Saya agak-agak ngeri sih sama tempat ini. Ya, soalnya ini bekas penjara dan dulu orang-orang di dalamnya dihukum dengan cara yang lumayan sadis. Bentuk bangunannya seperti benteng dan gede banget.

Tempat kedua yang saya kunjungi itu Philadelphia’s Magic Garden, dan tempat ini keren banget! Di sebelah tempat ini, ada jalan setapak kecil dimana ada banyak mural di dinding-dinding bangunan. Jadi disini itu ada banyak barang-barang bekas dan pecahan-pecahan kaca yang ditata secara artistik menjadi sebuah maha karya /apadeh. Eh, tapi beneran kok, semua yang ada disini itu “sampah”. As it said, the place was magical and i got fascinated by it.

Sebelum ke tempat penginapan saya sempet mampir ke University of Pennsylvania. Universitasnya keren! Tapi tetep cinta saya masih nyangkut di Dickinson /ea.

Sebelum ke Phylli, saya nggak tahu kalau saya bakal nginep di panti jompo gitu. Tapi, panti jompo disini keren. Panti jomponya lebih kaya apartemen gitu sih. Terus fasilitasnya lengkap banget, dari mini theater sampai rumah sakit!

Hari minggunya, saya pergi ke Liberty Bell. Ini itu bel simbol kemerdekaan gitu deh. Dan belnya patah di bagian bawah. Satu paket sama Liberty Bell, saya juga pergi ke Independence Hall. Jadi ini itu tempat dimana US Declaration of Independence lahir. Saya juga pergi ke Headed to White House Museum – National Constitution Center. Semua tempat tadi ada di satu komplek.

Sebelum pulang, saya mampir ke Elferth’s Alley. Ini itu jalan dan permukiman tertua di US. Lagi-lagi, i got fascinated! Nggak tahu kenapa, suka banget sama jalan ini. Atmosfir eropa-nya kerasa banget sih (hm, padahal saya juga belum pernah bener-bener ke eropa. Sekalinya kesana cuma buat transit). Setelah itu kita ke ceramic shop and studio yang saya lupa namanya. Disana keramiknya keren-keren dan harganya juga keren.

Jalan-jalan saya di Philadelphia diakhiri dengan satu cone Franklin Fountain ice cream yang melegenda!

Thank you, dear Philadelphia. I will visit you again sometime in the future!

Advertisements